Gading    |    Serpong    |    Kebayoran    |    Chinatown    |   Puri    |    PluitKapuk    |    CitraPalem    |    Bekasi    |    Cibubur    |   Sunter    |    Depok    |    Bogor

Batik Depok Kurang Sosialisasi

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

IDEPOK – Batik merupakan karya budaya yang mewakili identitas Indonesia di tingkat internasional. Ada ribuan jenis dan motif batik yang berkembang di banyak daerah. Salah satunya, batik khas Kota Depok, Jawa Barat. Berbeda dengan batik lainnya, batik khas Kota Depok memiliki corak dasar bentuk-bentuk ikon Depok, seperti Belimbing Dewa, Ikan Mangfish, Gedung Tua, Jembatan Panus, Topeng Cisalak Dan Gong Si Bolong. Terdapat 10 jenis batik khas Depok yang dimiliki pemda Depok. Ke 10 jenis tersebut diperoleh lewat lomba yang diadakan pemda untuk membuat corak batik dari 234 peserta yang kesemuanya merupakan warga Depok.

Untuk produksi sendiri, menurut pengurus Dekranasda Kota Depok Sri Ayu Rahayu, masih dilakukan di Pekalongan. Hal tersebut mengingat Depok belum memiliki tempat, lahan dan perusahaan yang memang dipercaya mengelola batik khas Depok. Sayangnya, batik khas Kota Depok seolah belum mendapatkan tempat di masyarakat. Ayu mengungkapkan kurangnya pengenalan dan sosialisasi tentang batik khas Depok ke masyarakat. Saat ini, hanya terbatas pada PNS, guru, organisasi, dan ibu PKK saja. “Padahal batik khas Depok kecuali batik paricara yang berwarna kuning dan digunakan oleh PNS bisa dipakai untuk umum,” katanya.

Saat ini, penjualan sendiri masih terpusat di Dekranasda Kota Depok, gedung PKK Depok. Pembeli pun masih sebatas PNS dan guru saja. Ayu berharap, ke depan warga Depok dapat mencintai batik kebanggan Kota Depok ini. Ia juga berharap agar ada investor yang mau membuka pabrik dan memegang kendali atas batik khas Depok ini. Ia bersama Ketua Dekranasda yang juga istri Walikota Depok ada pengrajin lokal. Hal tersebut menurutnya, akan membuka lapangan kerja dan meningkatkan kemampuan warga untuk melakukan usaha. Harga batik khas Depok dapat ditebus dengan harga Rp 70 ribu. Sedangkan batik Paricara PNS ditebus dengan harga Rp 100 ribu. (Rendra Saputra)

One Comment

  1. Bakobar says:

    Semoga Batik Kotawaringin Barat tidak mengalami peristiwa yang sama. Tentunya butuh dukungan dan kerjasama yang sinergis dari pemda dan masyarakat atas keberadaan motif Batik Kobar yang baru dibuat tahun ini.

    Reply

Leave a Comment

Powered by Mediatorium | design by Web Division PT.MKS